86 Hari Lagi

Standar

Ini masih kisah lanjutan dari menjelang aku berhenti kerja. Saat istimewa bagi aku karena aku berganti dari kegiatan yang bertahun-tahun aku telah lakukan.

Bagi teman-teman mungkin ini bukan hal yang spesial. Biasa saja malah, begitu kata beberapa temanku. Harapan aku sangat banyak, setelah aku stop dari kegiatan rutin bekerja. Terutama sekali, mengerjakan tugas yang penting, tapi sering aku skip karena seringkali aku terjebak dalam tutuntan pekerjaan kantor. Diantaranya yaitu :
– Membereskan barang-barang serta buku-buku aku yang masih berantakan
– Mengantar jemput anakku ke/dari sekolah
– Mengantar orang tua/ mertua ke dokter ataupun rumah sakit
– Memasak makanan sehari- hari
– Merapikan halaman

Terus bagaimana dengan pengganti gaji bulanan aku. Tipikal ibu-ibu yang mempunyai penghasilan sendiri, aku tetap ingin tidak bergantung 100% dari suamiku, untuk masalah keuangan. Namun aku tidak mempunyai sumber penghasilan lain. Berdagang atau apa, aku masih pikir-pikir dulu. Pikiran kreatif aku agak terbonsai karena sekian lama menjadi pegawai. Aku akan lihat kondisi dulu, mencari tambahan penghasilan dari mana. Prioritas aku, mengerjakan kewajiban ibu rumah tangga yang selama ini agak terabaikan. Mencari penghasilan merupakan kewajiban utama suami.

Sebenarnya aku suka mengajar anak-anak. Aku seringkali terinspirasi dengan mereka-mereka yang mendedikasikan diri untuk mendidik anak-anak dengan kondisi yang tidak memadai (misal anak jalanan, anak tidak mampu, anak di terminal dll). Nilainya bukan dalam hitungan keuntungan namun lebih kepada kepuasan hati karena bisa berbagi kepada yang membutuhkan. Aku masih mencari-cari informasi dari lingkungan sekitarku mengenai hal ini.

Baiklah,  aku masih melanjutkan menghitung hari sambil tetap mencari informasi dan membuat rencana.

image

Gambar diambil dari : https://www.graphicstock.com/stock-image/woman-thinking-thought-bubble-business-cartoons

#MenjelangBerhentiMenjadiPegawai

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s