Selera TV

Standar

Tiap orang mempunyai selera tontonan yang berbeda. Di rumahku saja yang membernya cuma 5, punya acara TV kesukaan masing-masing. Kecuali mba Hani si sulungku, yang lebih suka komputer daripada menonton TV.
Dibilang suka, keluargaku juga tidak termasuk maniak TV. Jatah nontonnya cuma malam (kalau sempat) atau wiken. Jadi jangan tanyakan acara TV ke aku ataupun keluargaku…..maaf gak terlalu update…
Walaupun jarang-jarang nonton, aku berlangganan TV Kabel yang harganya lumayan, karena aku langganan beberapa channel premium…(Gak tau kenapa disebut premium..)
Tetap saja mau channel premium kek…channel apa….nontonnya jarang juga. Terus kalau nontonnya jarang, kenapa aku bikin tulisan ini ya. Itulah inti ceritanya…aku survey kecil-kecilan yang respondennya keluargaku saja.. Untuk menentukan apakah aku masih perlu berlangganan TV kabel atau apakah paket TV langganan kami sudah dimanfaatkan secara maksimal.

Ini hasilnya :
Keluarga saya, rata-rata menonton TV 2 sampai 4 jam perhari.
Paling jarang nonton mba Hani (kurang dari 1 jam per hari) dan ayah (maksimal 2 jam).
Hari paling lama menonton Sabtu dan Minggu

Channel TV atau acara favorit :
– Ayah – TVRI, Kompas TV, National Geography Channel. Acara : berita, budaya, jalan-jalan, agama, alam
– Bunda (aku) – Fox, TVRI, Metro TV,Fox Movies, HBO, AXN. Acara : berita, sepak bola, berita olahraga, film seri detektif, film layar lebar
– Hani – National Geography Channel. Acara : Alam, budaya
– Ario – National Geography Channel, Nat Geo Wild, Nickledeon. Acara : Alam, binatang, film kartun
– Arin – Disney Channel, Disney Junior, Animax. Acara : film kartun film anak.

Kesimpulannya :
Keluargaku lebih banyak menonton TV luar (Internasional). Alasannya : acaranya lebih sesuai dengan selera, sedikit iklan, banyak pilihan acara. Berarti aku masih akan tetap berlanjut berlangganan TV Kabel.

Pertanyaannya kalau selera berbeda begitu, bagaimana cara menontonnya sementara TV hanya dua. Yaitu bertoleransi dan berbagi, kalau hari ini aku sudah banyak menonton, besoknya gantian jatah yang lain. Memang menonton TV harus dibatasi, untuk menghindari kita hanya melakukan satu jenis kegiatan. Coba lihat, kalau seperti gambar diatas, setiap anggota keluarga memegang remote control….kacau…..

Pertanyaan selanjutnya, apakah tidak terlalu boros berlangganan TV Kabel kalau jarang menonton TV. Menurut aku tidak, karena kita mempunyai lebih banyak pilihan yang sesuai dengan selera dan bisa jadi acaranya lebih baik. Habis, melihat TV lokal, banyak acara sinetron yang tidak sesuai untuk dilihat anak-anak atau acara berita selebriti yang tidak bermanfaat. Tapi ini hanya pendapat pribadi aku, bukan hasil riset canggih.

So,jangan cerita OVJ (yang terkenal itu) denganku yaaa, karena pasti aku tidak tau ceritanya sama sekali..la aku gak pernah menonton…. 🙂

Gambar diambil dari :http://www.laughparty.com/print.php?id=225

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s