Dikejar Liburan

Standar

Menjelang hari raya, suasana sudah seperti liburan. Anak sekolah tidak terlihat lagi, tema pembicaraan ‘mudik kemana’, ‘sudah persiapkan apa saja buat lebaran’….dsb..dsb. Bagaimana kalau yang bekerja, yaaa pekerjaan tidak mengenal hari libur, datang dan ada terus…malah semua tenggat menjadi maju, karena mengejar sebelum cuti bersama.

Alhasil, di rumah aku santai dengan anak-anak, di kantor aku dikejar-kejar. Tapi supaya aku tetap semangat bekerja, aku menyebutnya dikejar liburan bukan dikejar pekerjaan.

Jalan menuju rumahku adalah jalan yang sering dilalui orang jika ingin mudik melalui pantura ataupun cipularang. Jadi kebayangkan bagaimana ramainya jalan menuju rumahku. Kalau aku pulang dikala musim menjelang liburan ataupun mudik seperti ini, banyak sekali mobil yang lalu lalang membawa bawaan lebih diatapnya.  Aku cukup bersabar, mengikuti rombongan libur dan mudik ini.

Pagi ini, aku dan suamiku sudah libur…..ooo asiknya sementara bisa meninggalkan hiruk pikuk di kantor. Bagaimanapun juga kita perlu hidup seimbang antara membagi waktu untuk Pemilik kita (Allah SWT), keluarga, kantor, lingkungan sekitar dan lain-lain.

Selamat menikmati liburan…………

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s